Memang sudah selesai pertempuran adik-adik kita yang duduk di bangku SMA. Namun banyak sekali kabar-kabar tak sedap setelah semuanya berlalu. Mulai dari adanya kunci jawaban palsu, jual beli kunci jawaban, dan yang terakhir yang saya dengan niat baik sebuah sekolah untuk mengganti lembar jawaban yang dikerjakan oleh siswa-siswinya diganti dengan lembar jawaban sesuai dengan kunci jawabannya. Begitulah pernak-pernik setiap penyelenggaraan UAN. Siapa yang patut disalahkan atas semua ini. Si Guru tidak mau disalahkan karena niatnya menolong para siswa, sedangkan si siswa juga ga mau "tidak lulus" gara-gara batas minimal kelulusan yang terlalu tinggi. Meskipun banyak sekali yang merasa diuntungkan karena bisa Ngobyek menjual kunci jawaban dengan harga 1-2 juta rupiah. Sewaktu saya dulu tahun 2000, minimal lulus adalah 2,0 (matematika)tapi ada temen saya yang nilainya 1,75 tetep lulus. Enakan dulu kan. Menurut saya alangkah baiknya batasan nilai itu dihapuskan saja karena Lulus tidaknya seseorang adalah setelah SMA, apabila mau melanjutkan ke perguruan tinggi, niscaya dia akan berjuang untuk lulus dengan nilai yang baik dan terus belajar mengahadapi UMPTN/SPMB. Sedangkan yang ingin langsung bekerja juga akan berusaha untuk mencapai nilai tinggi karena bisa menjadi bahan pertimbangan sebuah perusahaan. Jadi Mendingan Hapus saja batasan nilai kelulusan, untung ruginya biar ditanggung para siswa.. gimana dek bayu, hasil ujiannya..sudah corat-coret baju sekolah belum?? masak kalah sama Rini Idol yang langsung coret-coret di hari terakhir ujian
29 April 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






Hehehe ga corat coret nih om mending disumbangkan aja baju nya :D
Kalo menurut saya sendiri guru tidak boleh gitu kali yah :D gmn indonesia bisa maju kalo kayak gitu. Mungkin untuk penjagaan UAN nya aja biasa-biasa aja. Nyontek blh asal ga keterlaluan dan masih dalam batas kewajaran :D
nah kalo banyak pengangguran di Indonesia itu bukan karena salah pemerintah. Karena emang lulusan yang terdidik saat ini tidak memiliki ilmu dan skill yang cukup. La wong pengen lulus aja kayak gitu :D rugi dong perusahaan kalo karyawannya :maaf: bodo-bodo hahahaha
Weleh, sikap yang bijak dari seorang bocah...
Comment Form under post in blogger/blogspot