Dini hari tanggal 24 Mei 2008 kemarin BBM benar-benar naik. Kenaikan rata-rata 28,7% untuk bensin, solar dan minyak tanah. Harga bensin 6000/liter, solar 5500/liter dan minyak tanah 2500/liter.
Meskipun demikian pemerintah juga mengucurkan dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang diberikan untuk warga miskin dimana data warga miskin itu sesuai dengan data Balai Pusat Statistik tahun 2005
Jum'at malam waktunya saya Ronda di Perum Griya Salak Madiun ditemani pak RT(pensiunan POLRI) dan Pak Tutus (Bendahara RT), saat itu pula diumumkan oleh menteri Pemberdayaan Energi kalau BBM naik per 24 - 5 - 2008 pukul 00.00.
Sebelumnya berangkat Ronda, saat lihat TV pengumuman itu ditayangkan di salah satu stasiun swasta (saya ga tahu apakah disiarkan serentak oleh stasiun yang lain). Isteri saya bilang, harusnya harga BBM( mobil ) dibedakan antara sepeda motor dan mobil.
Menarik juga usulan isteri saya itu. Kalau dipikir-pikir, perlu juga dibedakan klasifikasi pemakai BBM di negeri ini. Jaman sekarang memang setiap rumah hampir dipastikan mempunyai 1 sepeda motor. Bahkan penjual pentol langganan saya di MAdiun sudah menggunakan sepeda motor. Belum ada yang menggunakan mobil :) he..
Andai saja pemerintah menetapkan kenaikan BBM itu hanya untuk mobil saja, sedangkan untuk sepeda motor tetap maka terasa cukup adil meskipun tanpa ada BLT
Menurut Anda dengan kenaikan harga BBM ini, keadaan penduduk Indonesia akan jadi lebih baik atau tidak?
:)
Baca Selanjutnya Klik Disini ..





